Apa saja kegiatan para Ibu selain memasak di rumah? Nonton TV? Jual beli online? Berkebun? Nah, yang terakhir ini pastinya juga favorit Ibu. Siapa yang tidak tersenyum bila melihat bunga anggrek merekah di taman sendiri? Siapa yang tidak bangga bisa memetik sayuran dari kebun sendiri? Siapa yang tidak lega bisa membuat jamu untuk kesehatan keluarga dari kebun toga sendiri?
Berkebun menjadi tantangan bila ada hama penyakit dan kondisi tanaman yang tidak stabil. Nah, bagaimana bila ibu membuat sendiri saprodi berkebunnya?
1. Hormon auksin dari bawang merah
Ibu bisa membuat hormon auksin dengan menghaluskan beberapa bawang merah untuk dioleskan ke stek tanaman hias. Hormon ini sebagai perangsang akar.
2. Pestisida alami untuk semut
Semut bisa diatasi dengan menyemprot 5 tetes parfum dicampur 1 liter air bersih. Bau wangi bisa mengusir semut yang mengerubuti tanaman pandan serta bibit tanaman.
3. Pestisida alami untuk belalang dan kutu
Satu sendok teh merica bubuk dicampur 1 liter air bersih sebagai pengusir serangga yang suka memakan daun-daun tanaman.
4. Media tanam organik dari tanah di bawah pohon bambu
Ibu bisa menyiapkan campuran media tanam berupa tanah di bawah pohon bambu yang diayak halus. Tanah ini mengandung bakteri Trichoderma yang bermanfaat sebagai penyubur tanah. Selain itu, bisa menjadi pengganti pupuk kandang.
5. Pupuk organik cair dari susu basi
Ibu yang punya bayi menggunakan sufor di rumah suka bingung bila bayinya menyisakan susu. Selain karena si bayi sudah kenyang atau ketiduran. Susu yang telah berlalu 1 jam tidak boleh dikonsumsi lagi. Bagaimana solusinya? Ibu siapkan 50 ml susu basi, 500 ml air kelapa, 1 sendok teh monosodium glutamate dan 1 kuning telur. Diamkan selama 6 hari dibotol tertutup. Ibu sudah mempunyai pupuk organik cair yang bermanfaat untuk mempercepat pembungaan dan pembuahan.
Berkebun itu mudah, bukan? Silahkan bisa dicoba di rumah ya, Ibu-ibu.

Komentar
Posting Komentar