Bereksperimen di Kebun ala Emak-emak



Ilmu banyak di sekitar kita. Pribadi yang belajar ilmu baru akan menghasilkan kebermanfaatan. Manfaat bagi alam maupun orang di sekitar. Belajar tidak hanya bagi para pelaku pendidikan, tetapi juga semua orang. Di lingkup rumah tangga, para ibu harus bisa menjadi pembelajar yang baik demi menunjukkan contoh untuk putra putrinya. Bukankah seorang Ibu adalah madrasah pertama di rumah?

Eksperimen science banyak ditemui di lingkup rumah tangga. Beberapa bisa kita gunakan sebagai hobby dan permainan yang mengasyikkan dengan si buah hati. Bidang yang paling banyak menuntut eksperimen adalah bidang pertanian. Dalam pandangan ala emak-emak, bagaimana agar tanaman di kebunnya bisa rapi, indah dan menghasilkan sayur, bunga dan buah. Apa yang pertama kita lakukan adalah dengan melihat sekitar kita dan mencari kandungan serta manfaatnya untuk pemecahan masalahnya. Suatu contoh, ada beberapa ibu-ibu yang kebingungan dengan adanya semut yang mengerubuti tanaman hiasnya. Dia mencari solusi untuk permasalahan tersebut. Semut tidak terlalu suka dengan bau wangi. Maka, voila! Dia pun menyemprotkan parfum dengan campuran air bersih untuk mengusir semut-semut tersebut. Secara tak langsung, ibu ini telah menerapkan perlakuan pestisida ke tanaman yang dirawatnya.

Contoh lainnya dengan adanya belalang yang selalu memakan daun atau bunga di kebun kita. Tak jarang hal ini bisa sangat mengesalkan. Apabila kita menerapkan cara manual, maka akan membutuhkan waktu seharian untuk mengaplikasikannya. Lalu kita melihat ada merica bubuk saat akan membuat sop di dapur. Tetiba ingat akan adegan sebuah drama dimana protagonisnya menyemprot merica dicampur air ke muka antagonis untuk membela diri. Voila again! Bagaimana bila campuran merica dengan air ini kita aplikasikan untuk mengusir para belalang itu?

Eksperimen tidak berhenti begitu saja. Kita bisa mengembangkannya menjadi penelitian ala kita sendiri. Tentunya dengan kombinasi beberapa dosis yang tepat hingga mencapai hasil maksimal. Membuat pupuk organik, bakteri bermanfaat serta pestisida alami bisa dilakukan oleh semua orang. Beberapa eksperimen juga bisa dilakukan bersama-sama keluarga. Setiap pribadi yang melakukan kegiatan ini akan mendapat ilmu baru yang bermanfaat serta mengasyikkan bila dilakukan bersama-sama. Ide yang bermunculan akan terus memunculkan ide-ide baru. Bisa dari suami dan bahkan sang buah hati.

Jadi, kapan kita akan bereksperimen asyik di kebun bersama keluarga?

Komentar