Kuncup kecil di atas bukit
Tersiram embun dengan legit
Dia menengadah menatap awan
Kelopaknya bergerak penuh tanya
Kuncup hijau itu perlahan terurai
Rinai matahari membuai wajah
Seruas biru terlihat binarnya
Ah, akhirnya dia terbuka juga
Nak, kau sudah bangun?
Tanya bunga biru yang lain
Bunga biru kecil hanya terangguk
Dia lihat sekeliling dengan kelu
Bunga biru kecil rupanya kecewa
Di bukit ini bukan tempatnya
Mencobalah dia melangkah
Dengan menarik dirinya yang lemah
Nak, kau mau kemana?
Bertanya lagi bunga biru yang lain
Bunga biru kecil hanya tersenyum
Dia pun menyeret tubuhnya yang berdebu
Bernyanyilah si bunga biru kecil
Tanpa lelah dia bergerak
Mengurai daun dan batangnya
Melaju menantang angin sendu
Sesampainya di bawah bukit
Dia susah bergerak lagi
Menunduk dan dia menatap
Terlihat ujungnya beranjak lapuh
Bunga biru meraih satu mahkotanya
Yang bergetar menatap resah
Saat itu terlihat mahkota mulai menguning
Melebur... Lalu hancur...
Bunga biru sudah turun bukit
Dia telah melampaui impiannya
Tapi dia perlahan layu
Seakan terlampau lupa
Karena dia telah mencabut akarnya


Komentar
Posting Komentar