Waktu SD dulu, ada beberapa judul komik yang banyak diminati para gadis. Tentunya masih ingat dengan beberapa judul ini. Pansy, Candy Candy, Rose of Versailles dan Alpen Rose. Dulu suka dengan tokoh-tokohnya yang rupawan, kisah-kisahnya yang menarik hati atau model baju-bajunya yang cantik dan lucu. Kalau ada bongkar pasang yang gambar modelnya pakai baju model mengembang dan motif pita serta bunga, langsung gercep abis. Kadang rebutan sama teman SD sampai bongkar pasangnya sobek. Itu dulu.
Beberapa tahun kemudian. Saat SMP dan SMA mulai belajar sejarah internasional. Kelas 2 SMP ada topik tentang Revolusi Perancis, Revolusi Industri, Revolusi Rusia dan Perang Dunia. Tiba-tiba teringat komik yang dibaca saat SD. Dulunya hanya baca sekilas fakta-fakta sejarahnya. Kemudian mulai baca ulang dan disimak kembali. Dicatat di buku kecil. Wajah tokoh, model baju dan kisah-kisah antar tokohnya dipinggirkan dulu. Dan ternyata, kita pun belajar banyak sekali.
Pansy sebenarnya kisah fiksi. Lokasinya juga. Tapi dari beberapa nama tokohnya kita bisa ambil kesimpulan kalau lokasinya di Eropa. Berbatasan langsung dengan Laut Mediterania dan Afrika. Roland (tempat fiksi di komik ini) bersahabat dengan Labiria yang lokasi di komik digambarkan seperti di Afrika berupa hutan dan padang pasir. Kalau menyimak nama-nama tokohnya (Crown Prince Edoardo, Lady Poretto, King Ricardo, Queen Elize) bisa jadi berlokasi di Spanyol atau Italia. Ada cerita saat mereka menyeberangi laut (Mediterania?) untuk menelusuri asal usul Pansy di Afrika. Lalu Prince Anam dari Liberia (Libia?) yang sering jadi penolong tokoh utama. Disini kita jadi belajar geografi Eropa dan Afrika serta Hubungan Internasional.
Candy Candy yang sekarang jadi salah satu komik cult. Kisahnya berlatar belakang tempat di Michigan, Amerika Serikat. Waktunya pada saat dimulai Perang Dunia 1. Gusarnya Candy saat menjadi salah satu kandidat perawat yang akan dikirim ke frontline lokasi perang di Prancis. Dan bagaimana sedihnya saat salah satu tokoh sahabat bernama Allstair (di komik terbitan Elex Media Komputindo disebut Stea) meninggal dunia kala bertempur di udara dengan pasukan Jerman. Ada juga pembicaraan para pasien di Rumah Sakit Chicago tempat Candy bekerja tentang Zepellin, pesawat pengebom legendaris Jerman. Akhirnya, ada kisah Candy merawat Albert (kita sebut Paman William, yg mengangkat Candy jadi keluarga Audrey). Albert kehilangan ingatan saat dia berada di dalam kereta api menuju Prancis. Kita jadi tahu bila Prancis mendapat bantuan pasukan dari Afrika. Albert yang awalnya peneliti binatang di Afrika, harus menuju frontline perang di Prancis. Saat itulah dia mengalami kecelakaan, hilang ingatan, dirawat di Rumah Sakit Paris lalu dikembalikan ke tempatnya, Chicago. Kita belajar bagaimana kondisi Perang Dunia 1, siapa saja alliance di perang itu dan juga latar belakang timbulnya perang.
Rose of Versailles, ini kisahnya complicated. Kisah sejarahnya komplit banget. Penjabarannya jelas. Riyoko Ikeda menulis berdasarkan novel biografi Marie Antoinette, ratu terakhir Prancis. Marie Antoinette, si tokoh utama yang banyak dikenal. Ratu yang ceroboh. Salah satu faktor penyebab Revolusi Prancis. Runtuhnya kerajaan ditandai dengan dipenggalnya kepala si Ratu cantik ini. Salah satu tagline terkenalnya, "Eat them cake!" Dia mengatakan "Beri mereka kue" kepada rakyatnya yang berdemo di depan gerbang kerajaan karena kelaparan. Ada Hans Axel von Fersen. Akademisi Swedia yang mencintai Sang Ratu. Kisahnya di akhir cerita sungguh tragis. Lalu tambahan tokoh fiksi bernama Oscar Francois de Jarjayes, anak bungsu Jendral Jarjayes. Dia sebenarnya perempuan, tapi oleh ayahnya yang menginginkan anak lelaki, nih cewek dididik jadi cowok sejak kecil. Bermain pedang, pakai baju cowok, bahkan dimasukkan menjadi Pengawal Kerajaan sejak masih remaja. Puncak karirnya, Lady Oscar menjadi Brigadir Jenderal dan turut berjuang di Perang Bastille. Runtutan kisah di dalamnya sangat jelas. Dimulai dari kisah masa kecil Marie Antoinette saat di Austria, hingga dipenggalnya kepala Sang Ratu dan suaminya, King Louis XVI. Hal inilah yang menandakan suksesnya Revolusi Prancis. Berakhirnya Kerajaan Prancis yang kemudian berganti menjadi Republik dengan semboyan Liberte, Egalite, Fraternite.
Dan Alpen Rose. Kisah cowok bernama Lundi (Komik Elex Media Komputindo menyebutnya Randy) dan cewek bernama Jeudi (atau Judy). Lundi menemukan Jeudi yang hilang ingatan dan menjadi satu korban selamat kecelakaan pesawat. Mereka kemudian menjadi sahabat akrab yang bermain di Pegunungan Alpen, Austria. Kisah berkembang menjadi petualangan Jeudi menemukan jati dirinya hingga ke berapa negara di Eropa. Dengan berlatar belakang Perang Dunia 2. Banyak footnote yang dicantumkan oleh Akaishi Michiyo tentang kondisi Perang Dunia 2. Ada juga tambahan peta penyebaran lokasi perang yang mengikuti kemana saja Lundi & Jeudy melangkah.
Sebenarnya masih ada lagi komik yang berlatar belakang sejarah. Tapi inilah yang paling dikenal era 90an. The Window of Orpheus menceritakan Revolusi Rusia dan awal dimulainya Perang Dunia 1. Eroica menceritakan biografi Sang Kaisar Prancis, Napoleon Bonaparte, yang pada akhirnya juga memerintah dengan metode yang sama dengan sebelumnya, sistem monarki. Akhirnya dia berakhir tragis akibat ambisinya menyatukan Eropa. Jadi, masih menyepelekan komik? Sedangkan banyak ilmu yang kita dapat di dalamnya. Asalkan selektif dalam memilih.
Pictures taken from Manga Reader App

Komentar
Posting Komentar